Sekolah ini adalah
sekolah dimana aku menuntuk ilmu, disekolah ini aku berubah menjadi orang yg
lebih baik dan lebih berguna. Hari ini disekola ini sedang mengadakan lomba
menyanyi ada dua orang yg mewakili kelas kmai dia nasril dan linda mereka
sama-sama mempunyai suara yg bagus dan khas. Sekarang giliran nasril bernyanyi
sebelum iya bernyanyi banyak fans yg menyoraki nya tak lama ia bernyanyi, lalu
giliran linda.
Hari kedua adalah
pengumuman pemenang, sayang linda dan nasril tidak mendapat juara pertama tapi
masih beruntung juga karena nasril menjadi juara 3.
‘’eh sril nyayi
kan udah ikutan yuk lomba futsal?’’ tanya gilang
‘’hayu
kapan?dimana?’’
‘’ke 3hari lagi,di
jumpal’’
‘’oh oke’’
malem ini rasanya sepi banget aku Cuma di temani oleh
leptop yg sedang makan dan ditemani oleh musik yg kuputar di hp lagu antique
satu bintang. Sambil menulis lanjutan cerpen aku makan beberapa senek yg
ternyata ada di kamarku. Tapi hp au tiba-tiba bergetar tanda ada sms.
DRETT DRETT
From: gilang
Bina
‘hah gilang baru kali ini diasms aku’batinku. Iya ini
baru pertam kalinya dia sms aku, sering sih tapi paling Cuma SA aja. Akhirnya
aku bls sms dia.
Ada apa?
Nga Cuma nyapa aja J
Gaje deh
Haha besok pulang bareng yah
Iya gimana besok aja iya
....
Percakapan kami pun berlanjut sampai jam dinding
menunjukan tepat pukul 10 dan aku pun tertidur dan berakhir pula percakapan
kami.
Hari ini hari ke 2 sebelum pertandingan futsal dimulai
suaana kelas begitu ramai oleh anak laki-laki yg mengatur rencana saat tanding
futsal nanti.
‘’aduh ini meni ricuh’’omel sila
‘’haha iya sil ricuh banget’’jawabku
‘’bin anter yuk ke pak tino buat ngasih kertas anak-anak
yg mau ke smanda’’
‘’oh iya ayuk’’
Gilang mengajaku untuk pergi menemui pak tino guru BP+wali
kelas kami. Aku dan gilang nanti ga akan satu sekolah lagi kaya sekarang dia
pergi ke smanda sementara aku pergi ke satas.
‘’eh gil aku liat dong daftar anak-anak nya?’’
‘’ga ada’’
‘’Hah?terus ngapain kita keluar kelas’’langkah kaki ku
terhenti mendengar jawaban nya kalo misalkan dia ga bawa kertas nya terus kita
mau ngapain dan mau bawa aku kemana.
‘’sebenernya aku itu mau jajan kedepan’’
‘’duh gilang ku pikir mau kemana’’
Aneh-aneh banget saat aku berjalan bersama gilang rasanya
ada sesuatu hal yg berbeda rasanya beda seperti dulu. Ada rasa yg baru mengalir
begitu saja dihatiku.
Setibanya di tempat tahu brintik aku memesan dua tahu
brintik rasa yg sama tapi satu pedes dan satu lagi enggak. Kami pun menunggu
cukup lama untung ada tempat duduk jadi aku dan dia ga kepegelan.
‘’bina aku mau ngomong sesuatu’’
‘’apa?’’
‘’hm aku butuh penyemangat buat tanding futsal lusa’’
‘’oh iya kita semua pasti dateng dan beri semangat buat
kalian’’
‘’aduhh kamu itu iya maksud nya itu bukan sahabat’’sambil
nyenggol
‘’aww sakit, terus apa?’’
‘’hmm pacar bina pacar’’
‘’oh hihi maaf akukan ga tau’’
‘’jadi aku butuh pacar dan aku pikir itu kamu bisa jadi
pacar aku’’
‘’apa aku? Aduh gilang kenapa ga yg lain aja sih?’’
‘’cuma selama futsal aja kok!’’
‘’jadi aku Cuma sebagai pacar sementara?’’
‘’iya mau iya?’’
‘’iya deh demi tim futsal’’
‘haha Cuma sebagai pacar sementara’ rasanya nyess banget.
Aku udah GR aja dia bilang gitu, baru aja ada rasa yg emngakir deras dihati ini
tapi sekarang malah surut sesurutsurut nya mungkin udah ga bersisa lagi.
Setelah mendapat jajanan yg kami inginkan kami kembali
kekelas. Saat di jalan aku merasa lelah entah mungkin karena dia bilang
hubungan kita sementara.
‘Gubbbbraggg’suara itulah yg terdengar saat aku
menidurkan tubuh yg lelah ini dikasur yg benar-benar empuk. Aku langsung mendengar
lagu ntique satu bintang berharap gilang yg memainkan gitar dan bernyanyi
untuku.
DRETT DRETT suara tanda sms
From: gilang
Hei pacar, lg apa?
To:gilang
Haha lagi diem nih bete
From: gilang
Aku kirimin sesuatu iya
Menunggu cukup lama, mungkin ada 2 jaman. membuatku
penasaran apa yg dikirim gilang untuku.
DRET DRET
‘akhirnya batinku’
Rekaman
‘mungkin hanya ada satu bintang yg dapat menyinari harimu
dan jangan sengkau siakan seseorang yg ada dihatimu’
Aku baru liat rekaman itu keesokan paginya,aku memutarnya
berulang kali. Ditemani oleh kicawan burung dan juga sinar mentari yg begitu
bersinar terang menghiasi pagi yg cerah ini.
Di sekolah kelas belum ada siapa-siapa dan hanya da aku
serta 44 kursi yg tertata rapih.tak lama beberapa orang masuk kekelas. Dan
salah satunya gilang terlihat dia senyam-senyum memasuki kelas.
‘’hallo bina’’
‘’hai gilang’’ percakapan kami itupun dilakukan dengan
gelak tawa yg menggelikan dengan status kami yg sekarang.sekarang adalah
pelajaran biologi pelajaran yg asik tapi gurunya selalu buat kita ngantuk. Saat
mendengarkan penjelasan nya aku coba melirik matanya tak kusangka dia juga
sedang meliriku. Dan hatiku kembali seperti saat membeli jajan bersamanya.
SAAT NYA ISTIRAHAT PERTAMA
Saat istirahat gilang mengentikan aktifitas makan kami.
Dia menyuruh kami untuk berkumpul dan meminta kami untuk menonton mereka besok
siang di jampul. Semua pun berencana untuk berangkat dan nonton bareng. Saat
semua berpencar mencari jajanan masing-masing gilang menghentikan langkah ku.
‘’bina’’
‘’apa?’’
‘’inget yg kemarin kan?’’tersenyum bahagia
‘tersenyum’ itu balasan yg aku berikan, entah mengapa aku
tak ingin menjawabnya. Mungkin aku telah menyukainya atau entah lah aku juga
tidak mengerti dengan perasaan ku ini.
SEMUA PELAJARAN TELAH BERAKHIR
‘’bin aku pulang duluan iya dijemput nih’’ sahabatku vina
‘’yaudah de ga papa’’ aku memang sering pulang dengannya
karena rumah kami satu arah iya walaupun masih jauhan dia. Dia adalah sahabat
yg menjadi tempat ku berbagi.
Terpaksa aku pulang sendiri, saat aku menunggu angkot tiba-tiba
datang anak laki-laki kelas ku. Mereka saling bonceng hanya ada motor gilang
dan nino yg kosong.
‘’bina naik yuk aku antar’’ ajak nino
‘’yuk’’aku pun meng iyakan tanpa harus mempedulikan
gilang, lagian aku sama dia kan Cuma pacar sementara aja.saat aku menaiki motor
nino rasanya tak seperti perasaan ku saat bersama gilang. Hati ini tak terasa
mengalir lagi.
Saat di perjalanan ada lampu merah yg membuat kami semua
berhenti. Motor nino dan gilang saling bersebalahan sementara yg lain mengobrol
bercanda gilang malah menatapku. Dan seakan memeberi isyarat bahwa aku harus
membaca pesan yg dikirimkannya. Lampu pun menyala hijau kembali, aku pun
membaca isi pesan nya.
From: gilang
Kenapa nebeng nya harus dimotor nino?
To: gilang
Emang kenapa?
From :gilang
Aku kan pacar kamu
To:gilang
Pacar sementara bisa dibilang juga boongan
Tak ada balasan sama sekali darina. Mungkin dia marah
atau apa aku juga ga gatau. Tapi emang benarkan pacaran sementara itu sama aja
kaya boongan?, akupun memutuskan untuk memikirkan hal itu menurutku iut ga
penting.
Mungkin karena dari tadi aku diam aja nino pun mengajaku
mengobrol, kebetulan dia orang nya kocak lucu jadi kita becanda becanda terus
mungkin suara tertawa ku terdengar oleh teman lainya.
Hari ini burung-burung kembali berkicau mata hari juga
bersinar terang. Ada yg baru menemani mereka ayam mereka semua bebarengan
membangunganku dari tidur yg menyenyakan ini.
Setibanya di sekolah aku langsung menyimpan tas ku dan
melihat handphine ku apa ada sms dari gilang atau tidak. Dan ternyata tidak ada
mungkin dia memang marah tapi aku tak peduli aku malah bersyukur semoga saja
dia juga batalkan rencana konyol nya hari ini juga.
‘’haloo bina’’
‘’hai vanya ga biasanya dateng pagi?’’
‘’hm ngejek dateng siang salah pagi salah’’
‘’haha iya maaf deh ‘’
Itulah percakapan yg ku lakukan di pagi hari ini. Karena hari
ini tidak ada pelajaran yg di UN kan kami pun hanya mengobrol atau main laptop.
Aku dan vanya serta teman lainya bermain kartu, saat aku bermain aku sempat
melirik ke arah anak-anak laki-laki namun aku tak melihat gilang.
‘’hei malah ngelamun ayo main’’ temanku membuat ku sadar
dari lamunanku. Aku pun melanjutkan bermain tak kusangka saat aku bermain
gilang datang, dan langsung melihatku dengan tatapan yg entah mengartikan apa.
SEMUA PELAJARAN TELAH BERAKHIR
Mendengar bel itu semua anak berhamburan keluar kelas nya
masing-masing mungkin hanya kelas kami yg murid nya gak keluar. Dikelas semua
anak akan berangkat bareng nonton futsal kecuali yg bawa motor. Kita berkumpul
juga sekalian menunggu jam 13 siang.
Semua kegiatan berbeda kami lakukan ada yg berdiskusi
tentang strategi futsal itu yg diskusi pasti anak laki-laki ada juga yg cerita
hantu. Sementara aku hanya bermain dengan handphone ku, membuka twitter. Saat aku
membuk twitter hp ku bergetar tanda ada sms.
DRETT DRETT
From:gilang
Aku ga marah, nanti kasih aku semangat iya
Aku tak membalas
sms nya tapi yg aku lakukan adalah melihatnya dan tak kusangka dia juga sedang
melihat ku. Aku pun tersenyum padanya di membalas senyumanku seakan mengerti
bahwa aku membalas sms nya dengan senyuman ku.
Kembali hatiku merasa bergetar dan ada yg mengalir lagi
seperti dulu. Rasa yg begitu indah dan mungkin hanya dia yg membuatku seperti
ini. Jam menunjukan pukul setengah satu kami pun memutuskan untuk berangkat
mengingat perjalanan yg cukup jauh
‘’eh anak cewek naek angkot aja iya tumpangan nya ga ada
sih’’ kata gilang
‘’iya ga papa kok’’
Di tempat futsal semua anak laki-laki bergantin pakaian,
tim cewek alias tim ke 6 atau suporter mereka hanya duduk di pinggir tempat
futsal dan tim kelas kami pun bermain. Kami semua berdiri memberi dukungan aku
pun tersenyum melihat gilang yg tersenyum padaku.
Gol pertama pun tercipta dari kaki gilang aku menyoraki
nya dan berkata ‘ayoo lang kamu harus masukin lagi’ dia pun menongoku dan
tersenyum. Jujur itu dari hati aku paling dalam dan bukan boongan kaya status
kita sekarang.
Babak pertama pun selesai skor sementara adalah 3-0 dan
kemenagan sementara berpihak pada kami. Mereka semua langsung duduk dan minum
yg telah kami siapkan. Termasuk gilang minum nya ada ditangan ku..
‘’bina sini minim aku’’ sambil duduk di sebelahku
‘’ini’’menyodorkan minumannya
‘’bin berkat kamu aku bisa masukin gol’’
‘’haha engga emang kamu mainya bagus’’
Dia tak menjawab nya dia hanya diam dan meminum
minumannya, aku dan dia duduk jauh dari anak-anak yg lain. tiba-tiba saat aku melihat
ke arah lapangan futsal tangan ku serasa ada yg megang ternyata itu tangan nya
gilang.
‘’bin terus semangatin aku iya’’
‘’emang ampuh iya?kita kan Cuma pacaran boongan’’
Dia tak menjawab dia malah lari dan kembali masuk untuk
bertanding skor akhir pun 9-5 untuk kami 9 dan untuk lawan 5.
Tak di sangka kelas kami masuk ke final. Dan tepatnya
hari ini final itu dimulai, semua anak laki-laki berdiskusi kembali menentukan tatik
saat bermain. Saat mereka beristirahat nino mendekatiku dan mengajaku
mengobrol, seperti saat aku diantar oleh nya pulang saat ini aku tertawa riang
dengan nya dia memang orang nya asik.
Aku dan dia bercanda banyak hal aku juga sering bercerita
apapun padanya. Sampei saat aku tertawa dan memukul punggulnya, vina lewat
dan..
‘’ciee bina kalian pacaran iya?’’
‘’engga ih kita jus friend’’ jawab nino
Aku tak menjawab
karena aku masih ketawa saking dia lucunya. Aku melihat kearah gilang dia
terlihat terdiam mendengar omongan dari vana tadi.
‘’heh lang malah
bengong jadi gimana formasi kita’’kata bayu
Mendengar perkataan
bayu gilang langsung tak melihat ku lagi dan kembali mengobrol bersama bayu. Akupun
kembali bercanda bersama nino.
SAAT NYA ISTIRAHAT
‘’bina aku jajan
dulu iya dahh’’
‘’oh iya aku titip
minum ya nin’’
Aku kembali
memainkan handphone ku dikelas hanya ada aku sendiri. Bedua sih sama hp,aku
tertawa lebar melihat foto nino yg kocak banget, tak lama gilang datang.
‘’bina’’
‘’oh..ha..ha.. ada
apa?’’ masih dengan mulut yg tertawa
‘’kita ini pacaran
kan?’’
‘’iya boongan ahaha ini liat deh nino lucu ya haha’’
dengan wajah yg tak melihatnya wajah gilang dan hanya masih tertawa melihat
foto nino. Mungkin karena gilang kesal meliahat ku yg tak mendengarkannya dia akhirnya
berbicara lebih kencang.
‘’bina pernah
rasain yg namanya jatuh cinta padahal kita lagi lakuin pacaran tapi Cuma boongan,
dari situ ada perasaan cinta yg besar muncul secara cepat’’Mendengar perkataan
nya aku hanya terdiam dan menyimpan hp ku disaku.
‘’kamu tau itu
juga yg aku rasain malah sebelum semua ini dimulai aku jatuh cinta tanpa tau
apa alasan aku mencintai orang itu’’dengan memegang tangannya.
‘’bina aku ingin
semua ini nyata iya aku ingin itu’’
‘’aku juga’’
Di tempat futsal
dia tersenyum padaku dan sebelum pertandingan dimulai di berbisik ditelingaku ‘bina
aku sayang kamu kasih semangat iya itu yg bisa buat aku semangatJ’.
Itu sebuah kata yg indah yg dia berikan
padaku. Pertandingan dimulai
beberapa belas menit gol tercipta sayang bukan dari tim kami tapi dari tim
lawan skor pun berubah menjadi 1-0. Babak pertama selesai skor pun masih 1-0.
‘’ini minum kamu’’duduk
di sampingku dan menyimpan anduk dibahuku lalu dia bersandar disitu.
‘’kamu itu kenapa
kok mainnya ga kaya kemaren-kemaren?’’
‘’itu aku ga tau
lawan nya susah’’
‘’ayolah jangan
bilang gitu dong semangat, kalo kamu patah semangat aku ngerasa aku ga ngasih
kamu semangat’’
Mendengar perkataan
ku dia langsung duduk tegak dan dia memegang tanganku, sambil bilang..
‘’maaf ya aku
kecewain kamu, tapi aku bakalan berusaha dan aku pasti bisa’’langsung berlari dan
masuk kembali untuk bertanding.
Dan iya kita pun
menang dengan skor yg cukup memuaskan 2-4, saat penyerahan piala beserta
mendali dia sempat tersenyum sambil mencium mendali nya. selesai itu dia keluar
dari lapangan dan mengahampiriku.
Di tengan
teman-teman yg memberi selamat dia menghampiriku dan memegang keuda tangan ku.
‘’bina makasih
kamu udah jadi penyemangat hidupku berkat kamu semua ini bisa terjadi’’
‘’J engga itu karena kamu percaya akan
kemampuan kamu sendiri aku Cuma meyakinkan aja J’’
‘’aku sayang kamu
bina’’
‘’ku juga’’
Dia pun
merangkulku dengan penuh kasih sayang, rasanya air yg mengakir itu begitu deras
lebih dras dari yg kemarin. Semua anak-anak menyoraki kami ‘cieeeeeeeeeeeeeeeeeee’
kami bedua hana tersenyum. Ternyata emang benar iya cinta itu datang nya tiba
tiba banget padahal Cuma becanda malah jadi nyata J.
Terus aja berharap
pasti harapan kita terkabul untuk mendapatkan orang yg kita inginkan sekalipun
orang itu bukan dia tapi orang lain yg penting dia sama seperti yg kita
inginkanJ.