Jumat, 14 September 2012

karena bulan





"mau kemana udah malem?"
"gaakan lama ko mah"berlari secepat mungkin berharap keindahan itu masih ada
"akhirnya sampe juga"perasaan lega muncul
Di tempat ini aku bisa melihatmu melihat dari kedekatan disini aku bisa bercerita semua tentang apa yg terjadi padaku. aku duduk di dekat pohon besar melihatmu begitu dekat namun sesaat aku merasa ada yg datang saat aku lihat kebelakang ada seorang lelaki sedang duduk di pohon sebelahku dia juga sepertinya melakukan hal yg sama denganku tapi aku baru kali ini lihat dia.
"dia juga suka kesini tapi kayanya aku baru liat"kataku dalam hati
                                                         
Hari kedua aku juga melihat dia tetap sama di tempat itu dan juga melakukan hal yg sama dengan mendengarkan musik pun hari ke tiga dia masih melakukan hal itu. Dan di hari ke empat barulah aku berkenalan dengannya karena waktu itu pohon yg selalu ia tempati di tebang, dia mendekatiku dan duduk tepat di sebelahku
"menyebalkan sekali orang yg menebang pohon itu"katanya
"ya itulah orang yg tak tau kesenangan"balasku
"kamu sering kesini?"tanyanya
"iya tapi selama aku kesini aku baru liat kamu"
"iya aku baru 1minggu disini"jawabnya
"dari mana tau tempat ini?"tanyaku
"saat aku membuang sampah aku melihat seorang anak yg lari ke arah bukit"jawabnya

Iya memang komplek perumahan berada di sekitaran bukit tempat yg aku suka untuk melihatnya. sekalipun komplek kami tak stategis tapi disini kumplit kaya nasi timbel semua ada termasuk sekolah dan rumah sakit juga supermaket. setelah malam itu aku tak tau sama sekali siapa nama dia atau nama dia siapa sekarang sekolahnya dimana.

"hey ngelamun aja"tegur temanku
"ohey engga kok"jawabku target
"katanya akan ada murid baru disekolah kita"
"oya angkatan kita?"
"iyap"
"laki-laki atau perempuan?tanyaku banyak
"laki-laki kenapa mau ngeceng?"candanya
"mungkin"
bel berbunyi kami semua duduk dengan rapi di bangku masinh-masing pak guru datang
"anak-anak sekarang bapak akan memperkenalkan murid baru itu masuk dan ternyata dia cowok yg waktu itu bersama ku di bukit.
"perkenalkan nama saya senja"
"baik senja kamu duduk di samping jeje"
Dia menuju tempat duduk nya yg kebetulan tempat duduknya bersebelahan dengan ku. saat dia duduk dia menoleh ke arah ku dan tersenyum padaku. Bel istirahat berbunyi semua langsung berhamburan termasuk siska yg tak ingat untuk mengajaku ke kantin, tiba-tiba dia datang menghampiriku
"mau ke kantin bareng?"ajaknya
"boleh-boleh"
Kamipun berjalan menuju kantin perjalanan itupun berlanjut saat kami pulang bareng kebetulan sekolah kami tidak jauh dari komplek akhirnya kamipun memutuskan untuk pulang bareng. Sepanjang perjalanan kami bedua membicarakan tentang pohon yg di tebang 4hari lalu dia sangat membenci orang yg menebang pohon
ketenangannya itu.
"wah ngobrol panjang ga kerasa udah sampai"obrolku duluan
""iya ga kerasa"jawabnya
"yaudah aku duluan ya"jawabku
Aku sempat heran kenapa dia tak bertanya namaku siapa?apa mungkin dia tahu namaku?

Malam tiba sesuai dengan kebiasaan ku aku pergi kebukit aku pergi lebih awal dari biasanya untuk lebih lama diam. sesampainya di bukit aku sudah melihat dia duduk bersandar di pohon tempat pertama kali aku bertemu dengannya,sambil menggoreskan pensil yg dipegangnya ke dalam buku. perlahan aku menghampirinya
"kau datang jauh lebih awal dariku"kataku sambil duduk disebelahnya
"iya"jawabnya
"apa yg sedang kau gores di bukumu?"tanyaku
"menggambar"katanya
"gambar apa?apa alu boleh lihat?"pintaku
"ini"berinya
Ternyata dia menggambar seisi langit halam pertama bertuliskan planet crib halaman kedua bergambang langit yg terlihat tersenyum digambar olehnya berikutnya hanya ada gambar bulan dan matahari terbenam tak ada gambar lain hanya ada 2gambar itu saja. dan gambar yg menarik perhatianku adalah gambar seoarng perempuan yg  sedang duduk manis melihat ke langit juga seoarang perempuan yg berlari ke arah bukit yg sepertinya belum selesai ia gambar
"kenapa semuanya hanya gambar bulan dan matahari?"tanyaku heran
"kenapa kamu suka bulan?"bertanya balik
dia tak menjawab pertanyaaku justru bertanya balik padaku
"ibuku melahirkanku di malam hari dengan gelapnya bumi yg hanya diterangi sinar lampu paling terang itu bulan ibuku juga sangat menyukainya"jawabku panjang lebar
"apa namamu juga bulan?"tanyanya lagi
"iya ibuku berharap aku menjadi penerang semua orang saat di kegelapan"jawabku melow
"aku juga suka bulan" katanya
"kenapa?"tanyaku
"karena aku senja dan setelah nya hadir kamu BULAN"jawabnya

Saat dia menjawab itu aku hanya diam rasanya itu seperti aku dan dia, dia senja dan aku bulan setelah jawabanya itu kami hanya terdia melihat sang bulan yg mempertemukan kami, bintang-bintang di langit yg berada di atas sana memandang kami dua orang manusia yg mengagumi mereka. tiba-tiba tangannya menyentuh tanganku, aku hanya diam dan perlahan menoleh kearah wajahhnya

"karena kamu lah bulan, bulan yg menerangi dunia setelah matahari tenggelam"katanya

Aku hanya melihatnya menatapnya serius entah apa yg membuatnya berbicara seperti itu dan ternyata perempuan yg digambarnya itu adalah aku, aku memang sempat berpikir perempuan itu mirip aku tapi aku tak berani berkata itu aku atau bukan. saat itu tangannya masih menggenggam tanganku lebih erat
"sama-sama berarti tugas ku terlaksana untuk menjadi penerang dunia dalam kegelapan"jawabku
Dia melihatku melihat dia tersenyum manis, kami bedua melihat bulan dengan bergenggaman tangan melihat nya penuh arti dan penuh makna. aku menyenderkan kepalaku dipundaknya sambil menatap sang bulan.
malam tiba kami bedua terpisah karena sang malam yg sudah datang.

keesokan harinya aku pergi kebukit dengan menggenggam benih pohon. Aku berjalan menuju bukit komplek dengan semangat baru, setibanya di sana udah ada senja dengan memegang cangkul yg entah untuk apa dia membawanya
"hallo my bulaaaaan selamat pagi"sapanya manis
"pagi senja,apa yg sedang kamu lakukan?"tanyaku
"untuk pohon yg kau bawa"
"lho tau dari mana aku bawa benih pohon?"
"karena aku senja dan kau bulan yg selalu saling tau"

Aku hanya tersenyum melihatnya, menatap cowok yg begitu menyukai buln sangat menggumi bulan seperti ingin memilikinya dan dia memilikinya bulan yg lain bulan yg tak seindah bulan di langit itu tapi tetap bisa menerangi,menjadi penerang hatinya. kami bedua kemudian menanam pohon itu untuk menggantikan pohon dia yg beberapa hari lalu di tebang, saat aku memupuk tanah tiba-tiba tangan kamu bersentuhan dan otomatis kami berdua lagsung bertatapan dan tertawa, saat itu kami sama-sama mengucapkan
"karena senja dan bulan selalu saling tau". itu adalah kejadian terindah dalam hidupku saat au melihat bulan karenanya aku bertemu senja karenanya aku mengenal lelaki yg dari dulu aku harapkan karena nya aku menjadi milik senja. semuanya karena bulaan :)




Jumat, 15 Juni 2012

lupain kamu bukan berarti kamu menghilang jauh dari ingatan ku justru kamu lebih sering berlalu lalang dipikiranku masuk dalam mimpiku menyentuh hatiku .......

itu membuatku sakit jauh lebih sakit saat aku harus melupakanmu itu seakan kamu memberi harapan, harapan yg sebenarnya tak akan pernah kudapatkan

jadi apa yg harus aku lakukan agar kamu mau pergi menghilang jauh?

Sabtu, 14 April 2012

feeling when with BACOT

bacot iya itu adalah nama kelas ku aritnya BACOT= barudah C outclass, bukan berarti anak-anak yg keluar kelas. tapi kata temen aku yg ngasih nama itu artinya itu adalah anak-anak yg tinggi. tapi iya itu bener lo soalnya banyak guru-guru yg suka muji kita. awal nya sih engga karena waktu pertama kita sekelas pas kls 8 kita bukan anak-anak yg baik dan suka dengerin saat guru nerangin, sampe guru-guru marah dan akhirnya kita sadar kalo itu perbuatan yg ga baik. nah dia awal-awal kls 9 kamipun merubah imaje kami yg jelek jadi baik. yeee akhirnya kebukti dulu waktu ada ujian apa gitu lupa kelas kita rata-ratanya paling tinggi diantara kelas lain. huaaaaa terhura.
di kelas itu ada 44 manusia hidup. 28 manusia hidup berjenis kelamin permpua dan 16 manusia hidup berjenis kelamin laki-laki. kita semua akur banget bisa dibillang juga kompak, emang sih ga langsung kompak kita bisa kompak karena banyak masalah yg selalu menimpa kelas kami dari situ kami selalu berpikir lebih baik. setiap masalah yg muncul kita selalu bicarain dengan baik, karena kita tau dengan cara itu kita bisa lebih kompak lagi.
di kelas ini aku dapat banyak teman, dulu waktu pertama masuk aku sempet takut dan waswas banget abis dulu waktu kelas 7kehidupan aku itu jelek banget*udalahgausahdiungkit. pas masuk aku sempet ngelihat wajah anak-anak yg baru. sempat aku lihat imel sama virna yg menurut aku itu mereka bakalan kaya temen aku di kelas 7 tapi ternyata engga mereka baikkkkkkkkkkkkkkkkkkkk bangettttttttttttttttttt sama aku sampe terharu jadinya. waktu kelas 8 wali kelas kita bu siti kamisah. wali kelas yg baik cantik banget dia guru biologi disekolah kami. nah pas naik kelas 9 wali kelas kami berbeda yaitu pak asep herliawan dia juga baik dan perhatian banget sama kita dia adalah guru yg selalu denger curaha  hati kita dia adalah guru olahraga di sekolah kami.
aku sayang bacot aku cinta bacot aku selalu akan butuh bacot. anak-anak bacot selalu bisa buat aku tersenyum. kita bertemen ga pilih pilih ga saling gengengan, karena kita tau kali kita kaya gitu ga bakalan rame yg ada kita malah saling ngomongin. kalo ada juga cuma isengiseng aja buat luculucuan. bacot nanti kita pisah ga tau deh aku bakalan gimana kalo ga sama kalian. aku harap kalian ga akan lupain pertemanan kita. terlalu banyak hal yg indah yg udah kita lewati. bacot kalo aku punya salah maap banget itu aku lakuin karena aku pengen luapin apan yg aku lagi rasain.
ini beberapa foto kita:

ini pas potostudio tapi ga semua ikut :(



ini mah pas POTOSTUDIO abbis band toolshelter manggung di MP


ini riksa sama virna :)


ini nabela,riksa,asri sama virna ^_^


ini with mas beuwii


ini with virna sama bebep :*

aku sayang kalian semua sayang bangetttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt. aku ga pernah pengen pisah sama kalian tapi kalo kita ga pisah berarti kita ga akan naik kelas. bacot jangan lupain semua kenangan iya aku sayang kalian. akun pasti bakalan kangen sifat kalian yg kocak-kocak. o iya aku juga ga bakalan lupa sama raka abis dia punya utang :).

Kamis, 05 April 2012

kamu


Kamu tau ga kamu itu baik orang orang sayang kamu karna kebaikan kamu. Mungkin ga selamanya kamu selalu baik, tapi kebaikan yg selalu kamu kasih buat kita itu ga akan pernah kita bisa lupain dengan cepat. Dan entah mengapa aku suka kamu, padahal aku tau kamu ga akan pernah suka ataw lirik aku sedikit aja.

Kamu orang nya itu tanggung jawab selalu aja kalau kamu ngelakuin sesuatu hal dan kamu tau itu salah kamu selalu tanggung akibatnya. Kamu selalu seperti itu dan hal itu membuat ku serasa seneng dekat kmu karna aku tau kamu orang nya tanggung jawab.

Kamu adalah orang yg DDM alias diamdiamenghanyutkan. Aku tau itu saat guru memberi ceramah ataw masukan buat kita kau pikir kamu gak dengerin atau malah ga menrhatiin, ternyata salah kamu menuruti semua masukan dari guru yg memang baik buat kita. Dan itu bikin aku terharu serasa pengen jatohin diri ke jalan.

Kam u itu orang nya apa adanya ga pernah yg ada apanya. Setiap kali ada orang yg kesusahan kamu selalu bantu orang itu, aku suka itu.  Tapi ada satu sifat kamu yg kadang nyebelin nya minta ampun deh, kalo kamu lagi marah sama siapa aja kamu selalu lampiasin kemarahan kamu itu ke setiap orang yg deket kamu. Tapi dibalik itu semua aku tetep megangumi mu.

Kamu juga orang nya kalo udah sekali benci sama orang sekalipun orang itu baik sama kamu atau ga bermaksud gitu sama kamu tetep aja kamu marah sama dia, dan entah kamu maafin dia. Tapi aku tau itu itu adalah sifat kamu yg sebenernya hak kamu tapi itu sifat buruk yg harus kamu ubah. Itu memang hak dia memakai sifat buruknya. Tapi aku tau dia pasti sadar nanti kalo itu sifat yg ga baik untuk dia tunjukan sama orang yg ga maksud jahat atau gimana-gimana sama dia.

Kamu aku selalu kagum sama kamu apalagi kalo aku tau kamu tanpa dikasih tau sama siapapun, tapi aku tau dari diri sendiri yg selalu merhatiin kamu. Tanpa kamu sadari aku selalu perhatiin kamu tingkah laku kamu dan itu semua agar aku lebih tau kamu dengan caraku sendiri.

Rabu, 28 Maret 2012

argi dan irgi


Tuhannnnnnn setega itu kah kau padaku kau ambil dia tanpa meminta ijin dariku. Kau ambil dia saat aku merasa tenang bersamanya merasa bahagia didekatnya, itu yg saat ini dipikiran ku. Betapa teganya dia mengambil nyawanya tanpa tau mungkin orang itu tak ingin meninggalkan kami, tapi itulah takdir tak seorang pun tau. Dan kita harus bisa mengikhlaskannya

‘’sayang ikhlaskan kepergian argi, argi pasti udah bahagia disana’’mamah argi memang sudah ku anggap sebagai mamah kedua bagiku.

‘’maaf mah jujur aku masih gak bisa kehilangan argi’’

‘’sabarr ya belajar buat lepasin dia’’.

Sebulan berlalu argi ninggalin aku sendiri tanpa senyumannya tanpa canda tawaan nya yg selalu membuat hari ku berwarna. Aku mulai belajar ngelepasin dia, aku pergi kesekolah dengan semangat baru tanpa argi aku jarus tetep bisa jalanin semua karna pasti argi senang melihat itu.

Tengg pejaran pertama akan segera dimulai
Tengg peajaran ke empat telah berakhir saat nya istirahat pertama. Syukurlah istirahat saat dielas aku hanya memikirkan dia.

‘’lu jangan mikirin dia terus kasian dia disana kalo liat kamu masih nangisin kepergian dia’’ya itulah wina sahabat yg selalu menemaniku semua rasa sedih ini terkadang hilang saat aku bersama wina.

‘’makasih udah perhatian sama aku win jujur aku emang gak bisa lupain dia tapi aku bakalan belajar lepasin dia’’

‘’yaudah kita kekantin aja yuk?’’

‘’ide baguss J’’
Kantin sedang ramai-ramainya, wajar lah ini kan kantin baru mungkin baru 2minggu dibuka.

‘’lu aku ke toilet dulu ya’’ itulah kebiasaan wina pasti aja sebelum ke makan pasti aja ke toilet dulu. Terpaksa aku harus memesan makanan sendiri, karna aku dan wina punya makanan kesuakaan yg sama aku pesan saja dua nasi goreng dan dua air mineral. Saat aku duduk menunggu pesanan aku melihat sesosok pria yg melewati tempat duduk ku dia sedang tertawa bersama teman-temannya, entah apa yg ada dipikiran ku aku masih melihat nya ternyata dia dia mirip dengan argi amat mirip senyumnya dan perkataan yg diucapnya mirip dengan argi.

‘’lulu mana pesanan kita’’

‘’hah itu udah aku pesenin kok’’ saat aku menjawab pertanyaan wina mataku tak lepas darinya ternyata dia duduk didekat meja ku dia memesan makanan yg sama dengan ku nasigoreng . tuhan apa ini kenapa kau memperlihatkan sosok argi dengan wajah yg berbeda.

Semua pelajaran telah berakhir semua siswa boleh pulang. Hmm bel yg selalu di tunggu
‘’lulu kamu pulang sendiri yah aku dijemput nih’’

‘’oh ya gak papa’’ akhirnya aku pulang sendiri dengan pikiran yg tertuju pada dia dia yg kembali mengingatkan ku pada argi. Sebelum keluar gerbang sekolah aku melihat kebelakang siapa tau aku melihat nya lagi, dan ya aku melihat nya senyumannya mirip dengan argi. Hati ku bertanya-tanya apakan sifat dia mirip dengan argi, tak sengaja dia menyenggolku
‘’eh maaf maaf’’ sambil pergi dan hanya tersenyum mungkin senyuman itu bukan untuku tapi sisa senyumanya bersama teman-teman nya. 

Aku pulang dengan berjalan kaki kebetulan rumah ku tak jauh dari sekolah dulu saat argi masih ada biasanya aku naik sepeda bareng. Tapi saat ini aku belum bisa terlalu banyak kenangan yg ada ketika aku menaiki sepedah, tak lama terdengar suara motor yg mendekatiku dan mereka mengambil tas ku aku berterikn ‘’copett,copet tolong’’ mereka pergi dan aku hanya menangis seseorang datang mengikuti maling itu dan mengambil tas ku dia berikan tas itu padaku.
Dia coba membantuku berdiri,  ketika itu aku masih ketakutan. Aku menolak bantuan nya

‘’hey kamu gak papa? Ini tas mu’’ aku tak menjawabnya aku mengambil tasku tanpa melihat wajahnya tangan ku dingin bibir ku bergetar mungkin karna rasa takut yg belum juga hilang. dia mengullurkan tangan nya. Aku lihat tangan itu bersih putih dan hanya ada cakaran kecih dibawah ibu jari, aku menggapai nya tanpa sadar aku memeluk dia rasanya aku pernah memeluk tubuh ini, ya seperti argi. Tak sadar aku menangis dan memanggil nama argi.

‘’hey kenapa menangis dan maaf aku irgi bukan argi’’ setelah mendengar bahwa dia bukan argi aku melepaskan pelukan ku darinya.

‘’oh maaf dan terimakasih’’ aku lari dan pergi menjauhinya, ternyata langkah kakiku bukan pergi ke rumah tapi ke tempat dimana tempat itu adalah rumah irgi, makam. Tempat itu saat ini menjadi rumah kedua bagi irgi dulu dia selalu bercanda kalo dia pengen punya rumah diatas makam, tak disangka itu semua terkabul tapi bukan rumah yg dia bangun tapi dia menempati rumah barunya yg disiapkan dengan rasa duka dari orang-orang yg menyayanginya.

‘’argi kmau tau saat ini aku sedih banget ada orang yg jahat sama aku, untung ada seseorang yg membantuku dia seseorang yg baik dan mirip dengan mu namanya pun tak jauh beda denganmu. Apa kamu mengirimkan seseorang yg mip dengan mu?’’ aku berkata seperti itu dengan mata yg mengeluarkan sebuah air mata, tiba-tiba hujan mendera membasahiku yg berada dimakam argi hanya aku yg berada dimakam itu mungkin argi menemaniku. Tapi aku mulai sadar tubuh ku tak basah padahal hujan masih beras aku lihat keatas sebuah payung yg menutupi tubuhku sempat ku berpikir itu argi ternyata..

‘’kamu apa yg kamu lakukan disini?’’

‘’maaf aku mau mengembalikan ini’’

‘’tas ku, oh makasih ya irgi J’’

‘’kita berteduh ya’’ dia menarik tanganku berlari bersamaku.

Tempat berteduh yg tak jauh dari makam dan banyak orang juga yg ada diana. Di tengah kesunyian yg hanya terdengar suara air hujan yg deras dia membuka kesunyian ini

‘’kalo boleh tau argi itu siapa?’’ pertanyaan yg dilontarkannya membuatku menangis tak henti air mata ini terus mengalir. Terlihat tangan berada di dekat mataku sedang memegang  sebuah tisu yg tak lama tangan itu memngahpuskan air mataku, dan tangan itu milik irgi dia berkata ..

‘’maaf apa kata-kata aku menyinggung?’’

‘’kamun tau rasanya kehilangan sesosok orang yg selalu menemani kita tiba-tiba saja pergi tanpa membeitahu kita tanpa mengucapkan selamat tinggal. Mungkin dia udah senang disana tapi apa dia tau disini ada banyak orang yg merasa kehilangan dia’’

‘’jadi argi itu orang special dikehidupan kamu, dan dia nigglin kamu. Aku tau rasanya dan itu pasti sakit banget’’
‘’kenapa tadi kamu ngikutin s=aku sampe ke makam?’’

‘’aku Cuma ingin ngasih tas kamu dan ada sesuatu yg aku liat dikamu’’

‘’apa?’’

‘’seseorang yg selalu jaga kamu disamping kamu seakan dia beri isyarat kalo aku harus jagain kamu selama dia udah gak bisa jaga kamu dan hanya bisa liat kamu dari kejauhan’’

‘’siapa dia?aku dari tadi sendiri! Apa itu argi’’

‘’entahlah tapi gak tau aku ingin jagain kamu, kamu tau setelah aku menyenggol kamu disekolah setiap malam aku mimpiin cowok yg selalu bilang tolong jaga lulu. Aku tak taau lulu itu siapa dan apa maksudnya ternyata lulu itu kamu dan dia ingin aku jagain kamu’’

‘’kenapa kamu mau?bisa aja kan itu hanya sebuah mimpi’’

‘’kamu tau aku adalah tipikel orang yg selalu percaya terhadap mimpi’’ aku terdiam mungkin ini memang benar bahwa argi mengirim seseorang untuk menjagaku.

‘’apa mungkin argi mengirimku untuk ku?emang dia udah ikhlasin aku gitu?’’

‘’aku gak tau tapi yg aneh saat aku mimpiin itu ada sebuah surat dibawah bantal tidur ku terselip sebuah surat yg berisi sebuah klu ‘temani dia’ aku sempat heran dan bertanya kepada orang tuaku siapa yg mengirim surat ini dan mereka tidak tau sampe ahirnya aku tau maksud nya’’

‘’emang kamu mau jagain aku?’’

‘’aku sayang sama kamu nsejak pertama bertemu dan aku mau jagain kamu selamanya’’

Dengan kejadian hari itu aku dapat meng ikhlaskan argi karna aku tau argi ingin melihat aku bahagia sekalipun bukan sama dia tapi dia pasti senang karena aku diajaga oleh orang yg dia pilih sendiri irgi. Aku dan irgi pun seminggu sekali pasti jenguk argi. Sekarang aku dapat menyimpulkan sekalipun kita ditinggal oleh yg pernah kita sayang yakin pasti akan ada yg jauh lebih baik dariya dan itu kiriman darinya J.

benda kecil


Kulihat dari atas dia berjalan menuju pintu gerbang besar itu, terlihat tanga kirinya nya memegang sebuah benda kecil sementara tangan nya membantu tangan kiri itu mengetik dapat disimpulkan benda itu handphone alat yg bisa digunakan untuk berkomunikasi. Dan itu menjadi pertanyaan ku dengan siap kan dia berkomunikasi?orang tua?teman?orang spesial? Setiap kali aku melihat dari kejauhan selalu kulihat ia menggenggam sebuah handphone. Tau kah dia ada seseorang perempuan yg selalu melihatnya, mungkin tidak.


Ketika itu wajah nya berseri-seri terlihat matanya mengerut mengikuti mulut yg sedang senyum membaca isi yg ada di handphone nya, kakinya berjalan naik turun menguti arah jalan yg lurus. Entah apa itu isi nya ingin mengetahui apa isinya dan dengan siapa ia berkomunikasi, namun ku tau tak mungkin ku melihat nya siapa aku tak mungkin dia mengetahuiku

 Mungkin aku pernah mengenalnya tapi mungkin dia melupakan perkenalan dulu.Sebuah kata yg selalu ku ingat saat aku mengenalnya, sebuah kata yg mungkin dulu ku anggap hanya sebuah kata yg iseng dia keluarkan dari mulutnya. Tapi saat ini aku sadar mungkin itu sebuah perhatian darinya tapi sayang perhatian itu bukan lagi miliku mungkin milik orang yg sedang berkomunikasi dekat dengan nya. Seorang yg mungkin sedang mengisi hatinya bukan aku tapi dia.


Perlahan sebelum dia menuju gerbang itu dia berdiri disamping teman nya dia mengobrol bercanda bersama temannya, mungkin dia memang sedang asik memegang benda itu sampai ia saat berbicara dengan teman nya pun dia masih tersenyum dan tek pernah lepas memegang benda mungil berwarna hitam itu. Ingin aku turun dan tersenyum padanya memberi tanda bahwa aku masih mengingatnya.


Sayang aku tak pernah mendengar dia memanggilku lagi seperti dulu, memberi ku perhatian seperti kata katanya dulu dan kata yg ia ucapkan ‘’rambut masuka kedalam jangan keliatan akan ada sekelompok orang yg marah’’ kata itu takan pernah ku dengar lagi selama ia masih belum mengingat ku lagi.



Saat dia sendiri

Saat dia bersama yg lain

Saat dia berdiri dan aku melewatinya dia terdiam dia hanya memberi isyarat dengan diam tanpa ada gerakan yg memberi sebuah pertanda. Dengan raut wajah yg tanpa ekspresi  aku melihatnya dalam hati aku bicara ‘’ingin aku mendengar sapaan nya’’. Dengan itu aku melewatinya mungkin baginya itu hanya angin lalu tapi bagiku itu sebuah angin yg selalu mengerumuni didekatku sehingga selalu terasa sejuk. Tak sadar setelah ku melewatinya pikiranku tak jauh darinya.
Saat dia sendiri menuju sebuah ruangan dimana aku berada `dekat ruangan itu. Aku terdiam ingin aku tersenyum padanya, aku lirik dia aku senyum sedikit dan dia melihat ku dia hanya melihatku yg aku liat dia hanya melihatku tanpa sebuah ekspresi. Itu adalah sebuah anugrah itu sebuah pertanda bahwa dia masih mengingatku, itulah yg selalu membuatku bahagia. Mereka bilang itu hanya ke gr-an saja, tapi itu lah aku hidup dalam ke gr-an yg membuatku bahagia.

Saat dia bersama yg lain dia begitu manis dia tertawa riang dia terlihat senang, dan aku melihat nya hati terasa senang meliat dia bahagia. Dia tertawa aku melihatnya dan aku hanya tersenyum, tak lama ia melihat ku aku masih tersenyum padanya dan saat itu dia masih menyisakan senyumannya saat tertawa bersama temannya. Senang kalo dia tidak menyukai aku dalam artian bukan cinta dia pasti saat melihatku langsung menutup mulutnya dan menyisakan senyumanya ketawanya hanya untuk teman-temannya. Tapi dia tidak dia masih menyisakan senyumannya untuk ku.

Ketika semua itu terjadi aku sedang terdiam memikirkan hal itu semua aku pikirkan mungkin itu yg membuatku sekarang seperti ini. Ketika itu aku hanya hanya sendirian ditaman yg sepi dan hanya awan berwarna putih biru dan hanya memegang tiga balon berwarna putih,biru,dan pink. Saat itu suasana sepi sunyi hanya suara burung yg menemani, beserta suara air yg mengalir di alirannya betapa sunyi nya tempat ini membuat sebuah ketenangan.

Ballon ya benda itu yg saat ini aku pegang. Di ballon warna putih ku selipkan kertas yg berisi ‘’aku ingin lulus saat UAS dan UN’’ sebuah harapan yg semua anak sekolah inginkan. Perlahan ku lihat balon itu sedang bergerak tertiup angin. Begitu sejuknya angin yg melewati kami.

Ballon berwarna biru itu berisi impian yg besar sama besar nya dengan harapan di ballon putih itu. Harapan yg aku cita-citakan bersama sahabatku dan harapanitu ‘’aku ingin masuk SMA NEGERI 1 Tasikmalaya’’ kertas putih itu aku isi harapan yg besar, berharap bisa masuk. Bukan hanya aku yg ingin masuk ada beberapa yg ingin juga memasuki sekolah favorit itu,berharap semua masuk ke sekolah itu.

Terakhir balon berwarna pink itu sebuah harapan kecil yg tak mungkin terjadi kecuali yg diatas mengijinkan mungkin semuanya memang yg diatas yg mengatur tapi yg ini aku selalu gak yakin akan dapetin dia. Harapan aku itu ‘’ingin dia’’, dia seorang famous disekolah dan aku hanya seseorang yg biasa saja. dan itu lah yg selalu membuat ku dia memang tak akan menjadi milik ku, tapi sebuah harapan bisa saja merubahnya tanpa campur tangan orang lain dan tanpa ada yg tau.

Ketiga kertas putih yg telah kutulis harapan dan ku simpan di dalam ketiga ballon berbeda. Aku berdiri ditemani tiupan angin yg begitu sejuk, rambutku tertiup angin dengan ballon yg ternyata juga ikut bergerak. Mungkin mereka ingin diterbngkan, perlahan ku terbangkan mereka. Satu persatu ballon itu terbang keatas, ku lihat mereka tersenyum sekan memberi sebuah isyarat bahw mereka senang dan sip mengantarkaan harapanku ke atas langit.
Aku pergi meninggalkan taman ketenangan ini, pergi dengan harapan yg tinggi bahwa semua aka terkabul. Sekarang taman itu lebih sepi tak ada yg mendatanginya hanya ada suara air sejuk nya tiupn angin dan ballon yg masih terbang tak jauh dari taman itu.

Rabu, 14 Maret 2012

tentang dia

waaaaaaaaaahhhhhh tadi senenggggg bangettttttssssss
seakan ingin banget diulang.
yaa dimulai tadi pagi sebelum olahraga, tadi pas aku lagi dikelas bareng riksa aku udah liat bapau dia lagi ngobrol sama temen nya anak kls b aku terus liatin dia yah lumayan lah pemandangan inda gak boleh disiasiakan. tak lama dia masuk kelas aku terus melihatnya hingga masuk kelas karena kelas diakan gak jauh malah pa pingir-pinggir,gak lama dia keluar kelas lagi ternyata dia mau ke kelas b waktu dia ngelewat kelas aku dia liat ke kaca dan mengarah ke aku, aku langsung senyum dia juga bales senyuman aku *huaa seneng serasa fly. dan pas waktu dia melewati pintu kelas dia masih ngeliat ke arah aku aku masih senyum padanya dan yg buat aku seneng waktu aku tau kalo dia cuma ngelewat kekelas aku aja gak ngobrol sama temen nya oohh seneng nyaa.

selain itu juga tadi waktu olahraga dia kan lagi belajar eksyar aku terus liatin kelas nya siapa tau dia keluar dan liat aku. ternyata ia waktu jam pelajaran pertama berahir dia keluar nunggu guru jam kedua dateng dia liat ke aku, tanpa di siasiakan aku ngelirik ke arah dia. dan waktu itu aku lagi ngobrol sama windu. pass aku lagi ngobrol+liatin dia evan dateng
''hei pang beliken minum lah nu te dingin'' karena gak tega akhirnya aku beliin bukan hanya karna itu juga sih abis aku tau kalo bapau tuh lagi jajan dikantin. aku minta anter windu buat beli minum,ternyata pas aku mau masuk kantin dia keluar dia melewati aku dengan gayanya yg imutttt bangetttttttt.

aku suka gaya dia yg waktu kelas 7 unyuunyu gimana gitu dengan pipi yg tembem kaya bakpau itu, aku paling inget kejadian waktu diangkot pas waktu aku sama dia seangkot tiba-tiba angkot kita dinaiki banci, banci itu berpakaian seksi pakai baju peminim rok yg mungkin ada di atas lutut dia sama temen nya terus ngeliatin aku disitu ketawa geli. dan yg palinggg aku inget juga waktu itu bangku aku dibelakang paling belakang dia duduk deket bangku aku saat itu aku lagi nulis tiba-tiba dia yg lagi ngobrol sama temen-temen nya tiba-tiba dia megang rambut aku dia bilang ''tah rambut keliatan masuken bisi di razia'' *ohh my gatttt dia dia perhatian
tapi waktu itu aku biasa aja karna aku beranggapan dia cuma ya iseng,tapi saat ini aku pikir itu sebuah perhartian kali yahh.

aku suka dia :*

Sabtu, 10 Maret 2012

dear friend

kalian tau saat kalian diejek itu rasanya sakit! mungkin kalian tau rasanya dan itu sakit.
kalian tau saat kalian ejek nama ibu atau ayah ku rasanya sakit banget
kalian tau saat itu rasanya aku ingin marah dan ingin mengatakan jangan pernah ejek orang tuaku
kalian tau aku bangga punya orang tua seperti mereka
kalian tau aku sayang pada mereka
aku dibesarkan oleh mereka
aku tau kalian hanya bercanda, tapi apakah kalin tau saat kalian mengejek rasanya sakit banget
karena saat itu aku merasa bangga pada mereka merasa senang dibesarkan oleh mereka,dan kalian membuatku marah seakan kalian mengejek kedua orang tuaku dan itu menurut agama pun dosa


Jumat, 24 Februari 2012

futsal


Sekolah ini adalah sekolah dimana aku menuntuk ilmu, disekolah ini aku berubah menjadi orang yg lebih baik dan lebih berguna. Hari ini disekola ini sedang mengadakan lomba menyanyi ada dua orang yg mewakili kelas kmai dia nasril dan linda mereka sama-sama mempunyai suara yg bagus dan khas. Sekarang giliran nasril bernyanyi sebelum iya bernyanyi banyak fans yg menyoraki nya tak lama ia bernyanyi, lalu giliran linda.

Hari kedua adalah pengumuman pemenang, sayang linda dan nasril tidak mendapat juara pertama tapi masih beruntung juga karena nasril menjadi juara 3.

‘’eh sril nyayi kan udah ikutan yuk lomba futsal?’’ tanya gilang

‘’hayu kapan?dimana?’’

‘’ke 3hari lagi,di jumpal’’

‘’oh oke’’


malem ini rasanya sepi banget aku Cuma di temani oleh leptop yg sedang makan dan ditemani oleh musik yg kuputar di hp lagu antique satu bintang. Sambil menulis lanjutan cerpen aku makan beberapa senek yg ternyata ada di kamarku. Tapi hp au tiba-tiba bergetar tanda ada sms.

DRETT DRETT

From: gilang
Bina

‘hah gilang baru kali ini diasms aku’batinku. Iya ini baru pertam kalinya dia sms aku, sering sih tapi paling Cuma SA aja. Akhirnya aku bls sms dia.
Ada apa?

Nga Cuma nyapa aja J

Gaje deh

Haha besok pulang bareng yah

Iya gimana besok aja iya

....
Percakapan kami pun berlanjut sampai jam dinding menunjukan tepat pukul 10 dan aku pun tertidur dan berakhir pula percakapan kami.


Hari ini hari ke 2 sebelum pertandingan futsal dimulai suaana kelas begitu ramai oleh anak laki-laki yg mengatur rencana saat tanding futsal nanti.

‘’aduh ini meni ricuh’’omel sila

‘’haha iya sil ricuh banget’’jawabku

‘’bin anter yuk ke pak tino buat ngasih kertas anak-anak yg mau ke smanda’’

‘’oh iya ayuk’’

Gilang mengajaku untuk pergi menemui pak tino guru BP+wali kelas kami. Aku dan gilang nanti ga akan satu sekolah lagi kaya sekarang dia pergi ke smanda sementara aku pergi ke satas.

‘’eh gil aku liat dong daftar anak-anak nya?’’

‘’ga ada’’

‘’Hah?terus ngapain kita keluar kelas’’langkah kaki ku terhenti mendengar jawaban nya kalo misalkan dia ga bawa kertas nya terus kita mau ngapain dan mau bawa aku kemana.

‘’sebenernya aku itu mau jajan kedepan’’

‘’duh gilang ku pikir mau kemana’’

Aneh-aneh banget saat aku berjalan bersama gilang rasanya ada sesuatu hal yg berbeda rasanya beda seperti dulu. Ada rasa yg baru mengalir begitu saja dihatiku.

Setibanya di tempat tahu brintik aku memesan dua tahu brintik rasa yg sama tapi satu pedes dan satu lagi enggak. Kami pun menunggu cukup lama untung ada tempat duduk jadi aku dan dia ga kepegelan.

‘’bina aku mau ngomong sesuatu’’

‘’apa?’’

‘’hm aku butuh penyemangat buat tanding futsal lusa’’

‘’oh iya kita semua pasti dateng dan beri semangat buat kalian’’

‘’aduhh kamu itu iya maksud nya itu bukan sahabat’’sambil nyenggol

‘’aww sakit, terus apa?’’

‘’hmm pacar bina pacar’’

‘’oh hihi maaf akukan ga tau’’

‘’jadi aku butuh pacar dan aku pikir itu kamu bisa jadi pacar aku’’

‘’apa aku? Aduh gilang kenapa ga yg lain aja sih?’’

‘’cuma selama futsal aja kok!’’

‘’jadi aku Cuma sebagai pacar sementara?’’

‘’iya mau iya?’’

‘’iya deh demi tim futsal’’

‘haha Cuma sebagai pacar sementara’ rasanya nyess banget. Aku udah GR aja dia bilang gitu, baru aja ada rasa yg emngakir deras dihati ini tapi sekarang malah surut sesurutsurut nya mungkin udah ga bersisa lagi.

Setelah mendapat jajanan yg kami inginkan kami kembali kekelas. Saat di jalan aku merasa lelah entah mungkin karena dia bilang hubungan kita sementara.

‘Gubbbbraggg’suara itulah yg terdengar saat aku menidurkan tubuh yg lelah ini dikasur yg benar-benar empuk. Aku langsung mendengar lagu ntique satu bintang berharap gilang yg memainkan gitar dan bernyanyi untuku.

DRETT DRETT suara tanda sms

From: gilang
Hei pacar, lg apa?

To:gilang
Haha lagi diem nih bete

From: gilang
Aku kirimin sesuatu iya

Menunggu cukup lama, mungkin ada 2 jaman. membuatku penasaran apa yg dikirim gilang untuku.

DRET DRET

‘akhirnya batinku’
Rekaman
‘mungkin hanya ada satu bintang yg dapat menyinari harimu dan jangan sengkau siakan seseorang yg ada dihatimu’

Aku baru liat rekaman itu keesokan paginya,aku memutarnya berulang kali. Ditemani oleh kicawan burung dan juga sinar mentari yg begitu bersinar terang menghiasi pagi yg cerah ini.

Di sekolah kelas belum ada siapa-siapa dan hanya da aku serta 44 kursi yg tertata rapih.tak lama beberapa orang masuk kekelas. Dan salah satunya gilang terlihat dia senyam-senyum memasuki kelas.

‘’hallo bina’’

‘’hai gilang’’ percakapan kami itupun dilakukan dengan gelak tawa yg menggelikan dengan status kami yg sekarang.sekarang adalah pelajaran biologi pelajaran yg asik tapi gurunya selalu buat kita ngantuk. Saat mendengarkan penjelasan nya aku coba melirik matanya tak kusangka dia juga sedang meliriku. Dan hatiku kembali seperti saat membeli jajan bersamanya.

SAAT NYA ISTIRAHAT PERTAMA

Saat istirahat gilang mengentikan aktifitas makan kami. Dia menyuruh kami untuk berkumpul dan meminta kami untuk menonton mereka besok siang di jampul. Semua pun berencana untuk berangkat dan nonton bareng. Saat semua berpencar mencari jajanan masing-masing gilang menghentikan langkah ku.

‘’bina’’

‘’apa?’’

‘’inget yg kemarin kan?’’tersenyum bahagia

‘tersenyum’ itu balasan yg aku berikan, entah mengapa aku tak ingin menjawabnya. Mungkin aku telah menyukainya atau entah lah aku juga tidak mengerti dengan perasaan ku ini.

SEMUA PELAJARAN TELAH BERAKHIR

‘’bin aku pulang duluan iya dijemput nih’’ sahabatku vina

‘’yaudah de ga papa’’ aku memang sering pulang dengannya karena rumah kami satu arah iya walaupun masih jauhan dia. Dia adalah sahabat yg menjadi tempat ku berbagi.

Terpaksa aku pulang sendiri, saat aku menunggu angkot tiba-tiba datang anak laki-laki kelas ku. Mereka saling bonceng hanya ada motor gilang dan nino yg kosong.

‘’bina naik yuk aku antar’’ ajak nino

‘’yuk’’aku pun meng iyakan tanpa harus mempedulikan gilang, lagian aku sama dia kan Cuma pacar sementara aja.saat aku menaiki motor nino rasanya tak seperti perasaan ku saat bersama gilang. Hati ini tak terasa mengalir lagi.

Saat di perjalanan ada lampu merah yg membuat kami semua berhenti. Motor nino dan gilang saling bersebalahan sementara yg lain mengobrol bercanda gilang malah menatapku. Dan seakan memeberi isyarat bahwa aku harus membaca pesan yg dikirimkannya. Lampu pun menyala hijau kembali, aku pun membaca isi pesan nya.

From: gilang
Kenapa nebeng nya harus dimotor nino?

To: gilang
Emang kenapa?

From :gilang
Aku kan pacar kamu

To:gilang
Pacar sementara bisa dibilang juga boongan

Tak ada balasan sama sekali darina. Mungkin dia marah atau apa aku juga ga gatau. Tapi emang benarkan pacaran sementara itu sama aja kaya boongan?, akupun memutuskan untuk memikirkan hal itu menurutku iut ga penting.

Mungkin karena dari tadi aku diam aja nino pun mengajaku mengobrol, kebetulan dia orang nya kocak lucu jadi kita becanda becanda terus mungkin suara tertawa ku terdengar oleh teman lainya.

Hari ini burung-burung kembali berkicau mata hari juga bersinar terang. Ada yg baru menemani mereka ayam mereka semua bebarengan membangunganku dari tidur yg menyenyakan ini.

Setibanya di sekolah aku langsung menyimpan tas ku dan melihat handphine ku apa ada sms dari gilang atau tidak. Dan ternyata tidak ada mungkin dia memang marah tapi aku tak peduli aku malah bersyukur semoga saja dia juga batalkan rencana konyol nya hari ini juga.

‘’haloo bina’’

‘’hai vanya ga biasanya dateng pagi?’’

‘’hm ngejek dateng siang salah pagi salah’’

‘’haha iya maaf deh ‘’

Itulah percakapan yg ku lakukan di pagi hari ini. Karena hari ini tidak ada pelajaran yg di UN kan kami pun hanya mengobrol atau main laptop. Aku dan vanya serta teman lainya bermain kartu, saat aku bermain aku sempat melirik ke arah anak-anak laki-laki namun aku tak melihat gilang.

‘’hei malah ngelamun ayo main’’ temanku membuat ku sadar dari lamunanku. Aku pun melanjutkan bermain tak kusangka saat aku bermain gilang datang, dan langsung melihatku dengan tatapan yg entah mengartikan apa.

SEMUA PELAJARAN TELAH BERAKHIR

Mendengar bel itu semua anak berhamburan keluar kelas nya masing-masing mungkin hanya kelas kami yg murid nya gak keluar. Dikelas semua anak akan berangkat bareng nonton futsal kecuali yg bawa motor. Kita berkumpul juga sekalian menunggu jam 13 siang.
Semua kegiatan berbeda kami lakukan ada yg berdiskusi tentang strategi futsal itu yg diskusi pasti anak laki-laki ada juga yg cerita hantu. Sementara aku hanya bermain dengan handphone ku, membuka twitter. Saat aku membuk twitter hp ku bergetar tanda ada sms.

DRETT DRETT

From:gilang
Aku ga marah, nanti kasih aku semangat iya

Aku tak membalas sms nya tapi yg aku lakukan adalah melihatnya dan tak kusangka dia juga sedang melihat ku. Aku pun tersenyum padanya di membalas senyumanku seakan mengerti bahwa aku membalas sms nya dengan senyuman ku.

Kembali hatiku merasa bergetar dan ada yg mengalir lagi seperti dulu. Rasa yg begitu indah dan mungkin hanya dia yg membuatku seperti ini. Jam menunjukan pukul setengah satu kami pun memutuskan untuk berangkat mengingat perjalanan yg cukup jauh

‘’eh anak cewek naek angkot aja iya tumpangan nya ga ada sih’’ kata gilang

‘’iya ga papa kok’’

Di tempat futsal semua anak laki-laki bergantin pakaian, tim cewek alias tim ke 6 atau suporter mereka hanya duduk di pinggir tempat futsal dan tim kelas kami pun bermain. Kami semua berdiri memberi dukungan aku pun tersenyum melihat gilang yg tersenyum padaku.

Gol pertama pun tercipta dari kaki gilang aku menyoraki nya dan berkata ‘ayoo lang kamu harus masukin lagi’ dia pun menongoku dan tersenyum. Jujur itu dari hati aku paling dalam dan bukan boongan kaya status kita sekarang.

Babak pertama pun selesai skor sementara adalah 3-0 dan kemenagan sementara berpihak pada kami. Mereka semua langsung duduk dan minum yg telah kami siapkan. Termasuk gilang minum nya ada ditangan ku..

‘’bina sini minim aku’’ sambil duduk di sebelahku

‘’ini’’menyodorkan minumannya

‘’bin berkat kamu aku bisa masukin gol’’

‘’haha engga emang kamu mainya bagus’’

Dia tak menjawab nya dia hanya diam dan meminum minumannya, aku dan dia duduk jauh dari anak-anak yg lain. tiba-tiba saat aku melihat ke arah lapangan futsal tangan ku serasa ada yg megang ternyata itu tangan nya gilang.

‘’bin terus semangatin aku iya’’

‘’emang ampuh iya?kita kan Cuma pacaran boongan’’

Dia tak menjawab dia malah lari dan kembali masuk untuk bertanding skor akhir pun 9-5 untuk kami 9 dan untuk lawan 5.


Tak di sangka kelas kami masuk ke final. Dan tepatnya hari ini final itu dimulai, semua anak laki-laki berdiskusi kembali menentukan tatik saat bermain. Saat mereka beristirahat nino mendekatiku dan mengajaku mengobrol, seperti saat aku diantar oleh nya pulang saat ini aku tertawa riang dengan nya dia memang orang nya asik.

Aku dan dia bercanda banyak hal aku juga sering bercerita apapun padanya. Sampei saat aku tertawa dan memukul punggulnya, vina lewat dan..

‘’ciee bina kalian pacaran iya?’’

‘’engga ih kita jus friend’’ jawab nino

Aku tak menjawab karena aku masih ketawa saking dia lucunya. Aku melihat kearah gilang dia terlihat terdiam mendengar omongan dari vana tadi.

‘’heh lang malah bengong jadi gimana formasi kita’’kata bayu

Mendengar perkataan bayu gilang langsung tak melihat ku lagi dan kembali mengobrol bersama bayu. Akupun kembali bercanda bersama nino.

SAAT NYA ISTIRAHAT

‘’bina aku jajan dulu iya dahh’’

‘’oh iya aku titip minum ya nin’’

Aku kembali memainkan handphone ku dikelas hanya ada aku sendiri. Bedua sih sama hp,aku tertawa lebar melihat foto nino yg kocak banget, tak lama gilang datang.

‘’bina’’

‘’oh..ha..ha.. ada apa?’’ masih dengan mulut yg tertawa

‘’kita ini pacaran kan?’’

‘’iya boongan ahaha ini liat deh nino lucu ya haha’’ dengan wajah yg tak melihatnya wajah gilang dan hanya masih tertawa melihat foto nino. Mungkin karena gilang kesal meliahat ku yg tak mendengarkannya dia akhirnya berbicara lebih kencang.

‘’bina pernah rasain yg namanya jatuh cinta padahal kita lagi lakuin pacaran tapi Cuma boongan, dari situ ada perasaan cinta yg besar muncul secara cepat’’Mendengar perkataan nya aku hanya terdiam dan menyimpan hp ku disaku.

‘’kamu tau itu juga yg aku rasain malah sebelum semua ini dimulai aku jatuh cinta tanpa tau apa alasan aku mencintai orang itu’’dengan memegang tangannya.

‘’bina aku ingin semua ini nyata iya aku ingin itu’’

‘’aku juga’’


Di tempat futsal dia tersenyum padaku dan sebelum pertandingan dimulai di berbisik ditelingaku ‘bina aku sayang kamu kasih semangat iya itu yg bisa buat aku semangatJ’. 

Itu sebuah kata yg indah yg dia berikan padaku. Pertandingan dimulai beberapa belas menit gol tercipta sayang bukan dari tim kami tapi dari tim lawan skor pun berubah menjadi 1-0. Babak pertama selesai skor pun masih 1-0.

‘’ini minum kamu’’duduk di sampingku dan menyimpan anduk dibahuku lalu dia bersandar disitu.

‘’kamu itu kenapa kok mainnya ga kaya kemaren-kemaren?’’

‘’itu aku ga tau lawan nya susah’’

‘’ayolah jangan bilang gitu dong semangat, kalo kamu patah semangat aku ngerasa aku ga ngasih kamu semangat’’

Mendengar perkataan ku dia langsung duduk tegak dan dia memegang tanganku, sambil bilang..

‘’maaf ya aku kecewain kamu, tapi aku bakalan berusaha dan aku pasti bisa’’langsung berlari dan masuk kembali untuk bertanding.

Dan iya kita pun menang dengan skor yg cukup memuaskan 2-4, saat penyerahan piala beserta mendali dia sempat tersenyum sambil mencium mendali nya. selesai itu dia keluar dari lapangan dan mengahampiriku.

Di tengan teman-teman yg memberi selamat dia menghampiriku dan memegang keuda tangan ku.

‘’bina makasih kamu udah jadi penyemangat hidupku berkat kamu semua ini bisa terjadi’’

‘’J engga itu karena kamu percaya akan kemampuan kamu sendiri aku Cuma meyakinkan aja J’’

‘’aku sayang kamu bina’’

‘’ku juga’’

Dia pun merangkulku dengan penuh kasih sayang, rasanya air yg mengakir itu begitu deras lebih dras dari yg kemarin. Semua anak-anak menyoraki kami ‘cieeeeeeeeeeeeeeeeeee’ kami bedua hana tersenyum. Ternyata emang benar iya cinta itu datang nya tiba tiba banget padahal Cuma becanda malah jadi nyata J.

Terus aja berharap pasti harapan kita terkabul untuk mendapatkan orang yg kita inginkan sekalipun orang itu bukan dia tapi orang lain yg penting dia sama seperti yg kita inginkanJ.

Jumat, 17 Februari 2012

again


kenapa sih tuhan aku harus seperti ini kenapa tuhan aku benci semua ini apa yg bisa buat rasa ini hilang tuhan, aku selalu merasa paling jelek aku selalu merasa setiap aku suka sama seseorang pasti gak akan pernah mendapatkannya aku selalu yakin itu, oh tuhan rasanya aku muak aku ingin berteriak sekencang-kencangnya tuhan aku ingin hidup damai aku ingin tenang, aku tau rasa ini hanya rasa berlebihan yg aku rasakan seharusnya aku bersyukur tapi tuhan aku ingin seperti teman ku setiap dia menyukai seorang pria pasti jadi karna dia cantik. sementara aku apa tuhan aku hanya seseorang yg jelek item gak pinter dan pasti orang yg saat ini aku sukai akan beranggapan sama dengan aku. tuhan jujur saat ini ku ingin menangis aku ingin berlari menjauhi kehidupan ini . ingin sekali tuhan tapi aku gak tau harus kemana, tuhan andai engkau bisa jawab semua rasa yang aku katakan padamu mungkin magic kaliya kalo engkau menjawab semua ini tapi aku tau ada cara tersendiri untuk engkau menjawab semua ini. aku akan belajar lebih beryukur tuhan dan gak akan merasa paling jelek lagi. sekarang aku tersadar sekalipun aku jelek engkau pasti sudah siapkan seseorang yang akan bertanggung jawab padaku aku tau itu tuhan dan aku tidak sabar untuk menemukannya.



tuhan jika kau mengijikanku untuk mendapat kan egepe aku akan merasa bahagia aku akan merubahnya tuhan. jujur aku tau dia gak akan aku dapat tapi ku hanya ingin menjadi temannya dulu memang aku pernah jadi teman kelas 7 nya tapi tak akrab aku ingin mengulangnya kembali tuhan beri aku jalan.

Kamis, 16 Februari 2012

i want

aku ingin bakpau jujur aku menginginkannya aku, sebenarnya aku ingin menghilangn rasa ini padanya tapi entah saat aku bilang aku gak akan suka lagi sama dia tapi tetep aja hati aku cuma buat dia. aku menyukai sejak aku kls 7 dan sekelas bersamanya aku sempat gr karna dia selalu senyum padaku saat ks 7 ta itu hanya ke gran tapi sayang itu hanya ke gran saja(batin). dari situ aku mulai menghilangakan rasa ini dan berhasil saat kita naik kls 8 aku berpisah dengannya dan rasa akupun ikut berpisah.


tapi saat kelas aku mui meliriklirik dia lagi apalagi temen-temen punya kecengan sementara aku enggak jadi aku keceng dia aja dan ternyat aku benar menyukainya, temanku sempat bilang dia bukan orang baik dia gak pernah solat dan hal-hal lainnya tapi rasa ini tetep ada setiap aku melihatnya seakan aku ingin memilikinya sekalipun itu hanya sekejap saja gak pacaran juga gak papa yg penting dia bilang kalau dia sayang sama aku terserah itu sebagai apa. aku juga seneng kalo dia sms aku tanpa tanda apapun ku udah seneng banget.


tadi saat aku diluar bersama temanku pagi-pagi aku melihatnnya dia juga melihatku aku berpikir positif dan berkata dalam hati jangan gr dev dia pasti cuma sekedar melihat ke arah kamu aja bukan ke kamunya. aku belajar itu aku gak mau ke grn lagi kaya dulu, pertemuan yg selalu membuatku adalah pertemuan berturut-turut ada 3kali(harusnya dapet piring tapi dapet piring dari siapa yah?)  tapi bukan di seolah tapi terjadi diluar sekolah tepatnya saat aku mau pulang sekolah dia juga mau pulang kebetulan arah rumah kita searah dia suka melihat ke arah ku mungkin dalam hatinya dia berkata wah itu devi paling gitu aja. aku selalu berharap dia bilang ''aku ingin anter dia pulang dan tau rumah dia tapi malu'' entah kapan dia bilang itu(tapi sekalipun dia bilang gitu tetep aja aku gak akan tau).


aku sayang banget sama dia andai aku jadi miliknya aku ingin bisa but ia berubah ingin buat dia jadi rajin solat ngaji aku ingin itu tapi entah kapan itu terjadi. jika aku diberi kesempatan untuk memilikinya aku ingin merubahnya. 


setiap sehabis solat aku selalu berdoa

tuhan aku menginginkannya aku ingin memiliinya

dan saat aku mendapatkannya aku akan menjadikanya seseorang yg lebih baik

aku tau fisik aku yg tak sempurna tapi aku yakin dia bisa terima itu

tuhan aku benar benar berharap bisa milikin dia

Senin, 13 Februari 2012

#someone

ya sesuai judulnya aku menyukai seseorang, seseorang yg selalu aku idamkan untuk menjadi pacarku, aku mengenalnya saat pertama kali masuk di SMPN 2 TASIKMALAYA saat itu aku masih kecil dan belum mengerti apa-apa yg aku tau perasaan aku ni ditujukan untuknya. saat akmi naik kekelas 8 kam tak sekelas dan aku pun mulai tak menyukainya lagi. namun saat kelas 9....

''hm temen-temen punya kecengan aku keceng siapa yah?''omel ku dalam hati
''sintaa aku smsn dengan si buah lhoo,hmm terharu'' sesuai dengan yg aku bayangkan dia pasti akan berbicara seperti itu tapi karena diasahabat ku aku ladni saja dia.
''oyaa?masa?'' 
''kau ini kenapa sih?ha iri yah?''
''geleh siapa juga yg iri,hhm win kamu,ica,uji,bila punya kecengan kalo aku?"'
''ya makanya cari kecengan'' hm aku pergi keluar kelas dan melihat-lihat cowok siapa tau ada cowok yg srek dihatiku. tiba-tba seorang cowok lewat masuk kekelasnya dan aku melihat kelas yg ia masuki dalam batinku ''waahh dia kls D dkat denganku hm bukan kah dia teman kelas 7 ku?omg jangan bilang aku menyukainya''
tingggggggggggggggggg, suara bel berbunyi aku kembali duduk ke kelas, di kelas aku tidak konsen belajar yg ada dipikiranku adalah dia dia dan dia. 
''hey bengong aja tuh disuruh keluarin kertas selembar''
''apa ulangan?''
''ngak nona,kenapa sih ngelamun mulu?''
aku tidak menjawab pertanyaan nya aku teap masih penasran dengan perasaan ku. saat istirahat dikantin aku bertemu dengan nya dia melihatku ''jangan gr sinta dia melihatmu krna dia tau kamu teman sekelasnya dulu'' .
''mau beli apa sin?''
''hm beli ciki sama minun aqua botol ajah''
''oke uangnya dari aku dulu yah'' 
dia duduk disebelahku dia tertawa ria bersama temannya 
''ini sin'' 
''emm alis,ica,bila mana?
''ituu'' mereka duduk di sebelah ku dan mereka bercerita-cerita soal kecengan masing-masing hm betapa kesalnya aku yg tak punya kecengan 
''sin kamu ngeceng siapa?''aku tak mendengar pertanyaan dari alis,yg saat itu aku sedang menatap nya,mereka melihat kearah orang yg aku tatap 
''ciee sinta kamu suka elja yah?''bila mengejeku
''suttt bisakah kalian pelankan suara nya''
''sinta aku mengenalnya lo''
''aku juga aku kan juga temen sekelasnya dulu ''
''mau nomernya gak?''
''serius lis?''
''iya'' hm aku mendapatkan nomernya dan aku merasa bahagia.

sepulang sekolah aku masih bingung aku memegang hp ku ''hm sms ngak sms ngak'' tiba-tiba dretdretdret, sms dari siapa yah
messege
elji:halo ini sinta 9c?
aku:iya,ini elji?semabari aku mengetik sms batinku terasa was-was ''omg aku gak nyangka dia duluan yg sms aku hah jagan-jangan alis yg memberitahu dia bahwa aku menyukainya aduhh gimana''batinku wasss wassss
elji:iya,besok kan minggu mau main?,katanya kamu ingin gowes ikut yuk besok bareng alis?jam 07''
aku:''oh iya boleh''
elji:aku jemput kamu tapi karna aku tak tau rumah kamu aku tunggu ditaman saja yah''
aku:''baik sampai ketemu besok''

aku lihat jam maih jam 07.00, elji dimana kenapa belum datang aku menunggunya cukup lama. 
''hai sinta maaf menunggu lama tadiaku antar adiku dulu les''
''sepagi ini les?dia les apa?''
''bukan les sih haha main bersama teman-temannya''
''oh,mana yg lain?''
''siapa alis?''
''iya dia kemana?''
''e.. e.. e.. katanya dia lagi ada keperluan jadi dia gak bisa ikut udah biarin aja kita bedua aja''
tiba-tiba hp aku berbunyi
messege 
alis:hei sukses ya
aku:makasih alis 
tau es campur yg isinya banyak banget buah-buahan rasanya pun campur nah itu yg aku rasain sama dia rasanya campur aduk banget. aku dan dia mengelilingi daerah alun-alun,tentara pelajar, dan HZ. saat kami melewati dadaha aku merasa lapar brekbreek 
''upsss!!''
''haha itu suara apa''
''aahh jangan ngetawain gitu deh kamu mah ah bikin aku malu''
''lucuu kamu laper?''
''iyahh makan yuk?''
''yasudah yuk kita makan di sana saja''
dia memegang tanganku sementara sepedah kami disimpan diparkiran,saat dia memegang tanganku seakan ada yg berdesir ditubuhku 
''sinta kamu udah punya pacar?''
''okhokho''
''minum-minum'' aku kaget dengan pertanyaan el sampe aku batuk.
''aku gak papa,aku belum punya. kamu?''
''aku lagi suka sama cewek aku sebut dia chabi''
''oh'' mendengar perkataan nya jleb ngabatin,. aku menjatuhkan sendok ke piring dan rasanya aku tidan ingin memakannya lagi.
''el aku pulang duluan,ini bu uangnnya'' aku berlari menjauh dari elji, aku sedih sangat sangat sedih rasanya aku tidak ingin melihat nya lagi.

setiba dirumah ku simpan sepedahku dan aku berlari menuju kamar aku menangis aku mencuci tangan ku yg tadi dia pegang aku ingin menghilangkan semuanya.
seharian dirumah aku hanya menangis.
''sinta itu di bawah ada elji''
''bilang aku gak ada''
''tapi mamah udah terlanjur bilang ada''
''bilang aku cape males ketemu''
mamah mengahmpiri elji yg menunggu ku di depan pintu 
''maaf enji sinta nya cape''
''oh iya gak papah tante'' aku sebenarnya ingin menemuinya tapi aku merasa tak sanggup apa lagi saat aku tau dia menyukai orang lain,saat dia berkata ''aku sedang menyukai seorang wanita'' 

setibanya disekolah aku hanya dian dan hanya tersenyum bila ada yg menyapaku 
''heii sintaaa''
''hei al''
''kenapa?apa kemaren gak sukses?''
''ngak kok semuanya sukses makasih yah ''
''oh iyaya''
aku masuk kekelas dan duduk di kursi yg dapat aku lakukan hanya melamun memikirkan dia dan dia. saat pelajaran matematika pun aku tak konsen aku hanya tertunduk diam. 
''sinta mau jajan?''
''ngak aku mau ke wc dulu'' aku pergi ke wc kls 8 aku ingin mencuci muka dan belajar melupakan semuanya. tak di sangka saat kau turun dari tangga mungkin karna aku tidak berhati-hati aku sempat terjatuh beruntung ada yg menolongku dan saat aku melihat orang itu, dia elji aku langsung berlari, dia memegang tanganku dia mengajaku ke taman belakang. 

''kamu tau siapa itu wanita yg aku sebut chabi?''
''apa menurutmu aku ingin tau? udah lah aku males aku cape aku ingin kekelas''aku melangkah pergi saat aku melangkah beberapa langkah dia berkata
''chabi itu kamu wanita yg aku maksud itu kamu sin kamu''aku terdiam dan tiba-tiba air mataku turun, aku berlari mendekarinya
''benarkah itu?itu bukan sesuatu yg membuatku senang kan?''
''tidak itu semua benar aku menyayangimu''
''aku benci kamu kenapa kamu lakuin itu kenapa kamu bohong?''
''maaf-maaf aku hanya ingin melihat respon mu dan ternyata tidak sesuai dengan yg aku ingin sekali lagi maaff. mau kan maafin aku?''
''baiklan aku maafin kamu''
''sekarang mau kan jadi pacar ku?''
''iyaaa aku mauuu''


aku dan dia pun berpacaran dan aku merasa senang dengan semua ini. sempga dengan cerita ini aku dapat mendapatkannya sesuai dengan cerita ini *aminn.